CAPER: Perjalanan dari Jinju ke Gwangju


Mungkin tulisan ini terlalu dini, karena terus terang baru beberapa jam saya ada di Gwangju. Tetapi karena daripada saya nggak bisa tidur dan browsing-browsing nggak jelas, sepertinya sebaiknya saya cerita saja...

CAPER (Catatan Perjalanan) kali ini hanya cerita tentang bagaimana menuju Gwangju dari Jinju. Jinju adalah kota dimana saya terdampar di Korea Selatan, sudah lebih dari dua tahun tinggal di Jinju, dan baru kali ini saya berkesempatan untuk berkunjung ke Gwangju, Korea Selatan. Dalam kesempatan kali ini, kunjungan saya ke Gwangju adalah bertujuan untuk berbagi ilmu dalam kegiatan Perpika Mengajar di Musholla At-taubah. Sudah saya ceritakan di posting sebelumnya. 

Kota ini merupakan kota terbesar ke-6 di Korea dan di disain sebagai "kota metropolitan" yang kurang lebih berarti bahwa kota ini langsung di kontrol oleh kementrian tertentu di Korea. Beberapa tahun yang lalu, kota Gwangju merupakan Ibu Kota dari Provinsi Jeolla Selatan namun kini pusat pemerintahan Provinsi Jeolla selatan telah dipindahkan di sebuah Daerah Bernama Namak di Desa Muan. **Hayo.. siapa yang baru tau angkat tangan.. (saya angkat tangan juga pas browsing-browsing karena baru tau kalo pemerintahan provinsinya sudah nggak di Kota ini lagi hehe..).

Dari Jinju yang berada di Gyeongsang Selatan (Gyeongsang-nam do) cara terbaik untuk ke Gwangju adalah menggunakan bus ekspres (고속버스). Dalam satu hari, bus dari Jinju ke Gwangju dilayani sebanyak 10 kali. Sedangkan dari terminal intercity bus (Siwae Bus) hanya dua kali pemberangkatan. 

Jadwal Bus dari www.kobus.co.kr

Seperti yang tercantum dalam gambar di atas, untuk kelas "general" biayanya adalah sebesar 10,200 won, Excellent 14,900 won dan M/Excellent 16,300 won. Sedangkan arah sebaliknya dari Gwangju ke Jinju pun sama. Sepertinya saya perlu pesan tiket pagi untuk menghindari kehabisan tiket untuk sore hari dari Gwangju menuju Jinju, karena kita tidak pernah tau besok akan seramai atau se sepi apa. 

Perjalanan dari Jinju tadi diiringi hujan yang tidak berhenti dan memakan waktu tepat 2 jam semenjak saya naik bus dan tepat saya turun dari bus. Sebuah perkiraan waktu yang luar biasa tepat. Maklum lah, kecepatan bus di jalan tol juga lumayan cepat.

Kecepatan bus yang sempat saya lihat di GPS

Akhirnya saya tiba di Gwangju dengan selamat dan ternyata juga disambut hujan yang cukup lebat. Malam ini adalah malam minggu yang cukup sendu.. bikin kita pengen berlindung dibalik selimut hangat yang nyaman. Semoga nanti, saya bisa menemukan tempat yang cocok untuk menghabiskan setengah hari minggu di Gwangju. 

Semoga ada pengalaman seru lain di Gwangju yang nanti bisa saya ceritakan.  :)




Gwangju, kamar dorm 9 lantai 15 Chonnam National University.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Belajar Menyetir Mobil dalam Seminggu

Belajar Menyetir Mobil Hari Pertama

Bagaimana membuat Time-lapse Video Menggunakan Smartphone