Akhirnya Salju (agak) Lebat Menyapa Jinju


Hai hai, tulisan ini cuma sekedar tulisan "asal nulis" karena jam 2 pagi itu biasanya saya masih "ON" malah sering dapet inspirasi atau semangat kerja di saat malam hari. Sampe sekarang sih masih mempertimbangkan apakah berusaha merubah jam biologis untuk jadi "morning person" atau tetap bertahan dengan "night owl" seperti saat ini.

Oke, kembali ke judul, selama satu minggu ini sama sekali tidak ada prediksi akan turun salju di kota Jinju, Korea Selatan. Herannya ketika saya keluar dari lab untuk kembali ke rumah, ternyata sebagian jalan sudah berwarna putih dan butiran-butiran salju juga sedang jatuh bertaburan dengan cukup lebat.

Biasanya sih memang sangat amat jarang sekali kota tempat saya tinggal saat ini itu turun salju di musim dingin. Mungkin hanya sesekali dan tidak sampai terakumulasi tebal. Mirip-mirip malam ini sih. Kecuali awal tahun 2013 bulan Januari, menurut senior saya Januari lalu adalah salju terlebat selama dia di Jinju (sekitar 8 tahun).


Sebagai makhluk pendatang dari negara tropis, seperti biasa... seneng sih pas merasakan salju menyapa kulit kita, berjatuhan dan merubah sekitar menjadi putih. Tapi... percaya deh, kalo saljunya sudah terlalu lebat dan bertahan lama di jalan-jalan, bisa dipastikan kebahagiaan tadi akan berangsur-angsur akan menghilang dan berganti dengan rasa sebel karena jalanan licin, jadi gampang kotor, terlihat jorok, becek dan tentu super duper dingin.

Jadi untuk sementara, marilah kita nikmati saja apa yang ada.. dengan cuaca yang dingin, mungkin nanti jadi licin, yang penting semoga tetap sehat dan beraktifitas seperti biasa.

Berikut beberapa foto seadanya, pagi ini karena saya buru-buru menuju kamar yang hangat. ^^





Jinju, setelah membersihkan salju yang meleleh membasahi jaket.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Belajar Menyetir Mobil dalam Seminggu

Panduan Ukuran Baju di Korea dan Konversi ke Ukuran Internasional (Baju, Sepatu dan Bra)

Belajar Menyetir Mobil Hari Pertama